Hotline 0852-8323-4776
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Penggantian Kiswah Ka’bah Masjidil Haram Setiap 1 Muharram

Penggantian Kiswah Ka’bah Masjidil Haram Setiap 1 Muharram, kain penutup Ka’bah diganti tepat pada malam Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriah usai salat Isya di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat (29/7/2022) malam Waktu Arab Saudi (WAS).

Berdasarkan pantauan tim Media Center Haji (MCH), pekerja menaiki tangga hidrolik membuka satu per satu kain bertuliskan kaligrafi ayat Al Quran yang menghias kiswah di empat sisi Ka’bah. Sejumlah pekerja lainnya yang berseragam gamis putih dengan rompi hitam berada di atas Ka’bah untuk melepas kain sutera hitam yang menutup Ka’bah.

Perubahan waktu penggantian kain kiswah Ka’bah ini atas perintah langsung dari penguasa Arab Saudi Raja Salman Bin Abdulaziz al Saud. “Atas perintah Raja Salman, ini kali pertama penggantian dilakukan 1 Muharram dan selanjutnya akan terus dilakukan setiap 1 Muharram,” lanjut Faris dikutip Gunem.id dari Kemenag.

Kiswah Ka’bah pun menjadi kain termahal di dunia. Setiap tahunnya kiswah Ka’bah diganti dengan biaya sekira 25 juta riyal atau setara Rp100 miliar. Bahan itu terdiri dari 760 kilogram (kg) sutra dari Italia serta 120 kg emas dan 100 kg perak dari Jerman. Kiswah penutup Ka’bah berukuran 6,3 meter x 3,3 meter. Di dalamnya tertera tulisan beberapa ayat Al Quran dan Asmaul Husna, dalam bentuk yang berbeda-beda, ada yang kotak, panjang dan lainnya.

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Penyakit yang Tidak Memenuhi Syarat Istitha’ah Haji

Penyakit yang Tidak Memenuhi Syarat Istitha’ah Haji

11 October 2024 66x Artikel, Blog, Info Haji, Info Samira, Kabar Mekkah

Saat menunaikan ibadah haji kemampuan (istithaah) kesehatan fisik jemaah adalah faktor yang amat penting. Pemerintah Arab Saudi dan Indonesia bahkan telah menjadikan istithaah kesehatan sebagai syarat wajib diperbolehkannya jemaah untuk menunaikan haji. Istitha’ah kesehatan haji adalah kemampuan fisik dan mental seseorang untuk melaksanakan ibadah haji tan... selengkapnya

Rombongan jemaah haji kloter UPG 5 asal embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya tiba di Tanah Suci. Keberangkatan jemaah sempat tertunda karena mesin pesawat Garuda Indonesia yang ditumpangi terbakar setelah lepas landas. Rombongan jemaah haji tersebut tiba di Bandara Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah, Kamis (16/5/2024), pukul 04.02 Waktu Arab Saudi (WAS). Pesawat yang membawa jemaah UPG-05 awalnya terbang pada sekitar pukul 15.30 WITA. Namun, pesawat ini mendarat kembali di Bandara Sultan Hasanuddin pada pukul 17.15 WITA karena kerusakan mesin. Sebelum mendarat, pesawat harus berputar untuk mengurangi bahan bakar. Jemaah lalu kembali ke asrama haji Embarkasi Sudiang dan baru diberangkatkan kembali pada 22.05 WITA dengan pesawat Garuda Indonesia yang semestinya memberangkatkan kloter 6 Embarkasi Makassar (UPG-06). Mendarat di Madinah, sejumlah jemaah tampak mengungkapkan kebahagiaannya dengan melakukan sujud syukur setibanya di Gate Hajj kedatangan Bandara AMAA Madinah. "Alhamdulillah, syukur Alhamdulillah akhirnya tiba di Madinah dengan selamat. Kalau Allah menghendaki, bisa juga sampai sini," kata salah satu jemaah Siti Rasia Leman mengungkapkan rasa syukurnya. Jemaah yang lain, Abdussalam, mengapresiasi layanan jemaah yang sigap merespons adanya kejadian pesawat yang rusak. "Alhamdulillah terlayani dengan baik, petugas baik, makanan berlebih," katanya. Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Abdillah menyatakan rasa syukurnya saat menyambut jemaah haji yang baru saja tiba. "Alhamdulillah kami saksikan pada saat kami menyambut mereka, jemaah dalam kondisi senang dan bersyukur ketibaannya di Madinah. Mereka mewujudkan itu dengan bersujud syukur pada saat dari pintu kedatangan, pada saat itu keluar dari pintu haji ya,” ujar Abdillah. Dikatakan Abdillah, seluruh jemaah sampai dalam keadaan selamat, baik jemaah, petugas kloter, hingga Petugas Haji Daerah. “Alhamdulillah semuanya selamat, ya, sehat, jemaah sehat. Petugas kloter juga menyampaikan, jemaah pada senang ya gembira dengan kedatangan di Madinah ini,” tutupnya.

Jemaah Haji Kloter UPG 5 Makassar yang Pesawatnya Sempat Terbakar Sudah Tiba

17 May 2024 41x Blog, Info Haji, Kabar Mekkah

Rombongan jemaah haji kloter UPG 5 asal embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya tiba di Tanah Suci. Keberangkatan jemaah sempat tertunda karena mesin pesawat Garuda Indonesia yang ditumpangi terbakar setelah lepas landas. Rombongan jemaah haji tersebut tiba di Bandara Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah, Kamis (16/5/2024), pu... selengkapnya

Sambut Musim Haji 2025, Himpuh Gelar Beauty Contest

Sambut Musim Haji 2025, Himpuh Gelar Beauty Contest

30 September 2024 54x Artikel, Blog, Tips for travellers

Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) sudah mulai melaksanakan berbagai program persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1446 H/2025 M. Salah satu program penting pada fase persiapan haji adalah Beauty Contest. Tahun ini HIMPUH menghadirkan tiga syarikah penyedia layanan haji terbesar Arab Saudi, yaitu Mashariq, Dhuyuf Al-Bait serta Rawaf Mina-No... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.