Hotline 0852-8553-3176, 0821-2658-676
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Tips Salat Jumat di Masjidil Haram bagi Jemaah Haji Indonesia

Tips Salat Jumat di Masjidil Haram adalah salah satu momen paling istimewa yang dinanti-nantikan oleh jutaan jemaah haji dari seluruh dunia. Tak hanya karena kemuliaan tempatnya, tetapi juga karena suasana spiritual yang begitu kuat ketika jutaan umat Islam berkumpul dalam satu masjid terbesar dan tersuci di dunia.

Namun, menunaikan salat Jumat di Masjidil Haram saat musim haji tentu memiliki tantangan tersendiri. Mulai dari kepadatan jemaah, cuaca ekstrem, hingga keterbatasan ruang dan waktu. Berikut beberapa tips penting agar ibadah salat Jumat Anda berjalan lancar dan maksimal:

1. Berangkat Lebih Awal dan Tertib

Kepadatan menuju Masjidil Haram dimulai sejak pagi hari. Karena itu, jemaah diimbau tidak menunda keberangkatan.

“Kami mengimbau jemaah yang sudah berada di Makkah untuk salat Jumat di Masjidil Haram, agar berangkat dengan tertib. Berangkat maksimal jam 10.00 WAS dari hotel. Naiklah bus shalawat sesuai rute yang tercantum pada kartu jemaah, agar tidak tersesat atau salah tujuan,”  ujar Kepala Daker Makkah, Ali Machzumi , Kamis (15/5/2025) di Kantor Urusan Haji, Makkah.

2. Pilih Tempat Nyaman dan Hindari Cuaca Ekstrem

Sesampainya di masjid, segera cari tempat yang teduh dan nyaman. Cuaca ekstrem di Makkah dapat membahayakan kesehatan, terutama bagi lansia.

“Karena cuaca ekstrem, jemaah berangkat lebih awal dan diharapkan mendapatkan tempat di dalam masjid, supaya jemaah tidak kepanasan. Jika tempat di lantai dasar penuh, manfaatkan area salat di lantai atas atau atap masjid,” ujar Ali.

3. Gunakan Identitas dan Fasilitas Resmi

Selalu kenakan kartu Nusuk saat keluar hotel, terutama ke Masjidil Haram.

“Untuk jemaah haji yang beraktivitas di luar hotel harus selalu mengenakan kartu Nusuk. Bisa digantungkan di leher maupun ditaruh di tas,” imbau Ali.

Bagi jemaah lanjut usia atau disabilitas, disarankan memakai jasa pendorong kursi roda resmi dari otoritas haji untuk menjamin kenyamanan.

4. Dengarkan Khutbah dan Patuhi Protokol Masjid

Salat Jumat diawali dengan khutbah, yang wajib didengarkan secara khusyuk. Hindari aktivitas lain seperti menggunakan ponsel atau berbicara selama khutbah berlangsung. Pastikan posisi salat tidak mengganggu jalur keluar-masuk jemaah lain, dan selalu patuhi arahan petugas keamanan.

5. Pulang Setelah Kerumunan Reda

Usai salat, jangan buru-buru meninggalkan Masjidil Haram. Tunggu sekitar 30 hingga 60 menit untuk menghindari antrean panjang bus shalawat.

“Agar jemaah tidak antre bus, kami imbau untuk pulang lebih akhir setengah hingga satu jam,” Imbuh Ali.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

parkir

Mulai Ramadhan 2025, Layanan Parkir Masjid Nabawi Gunakan Sistem Online

30 January 2025 211x Artikel, Blog, Info Saudi

Layanan parkir di Masjid Nabawi akan beralih menggunakan sistem digital/online sepenuhnya mulai bulan suci Ramadhan 1446H/2025M. Ini termasuk pada proses pemesanan lahan parkir hingga proses pembayaran, semuanya dilakukan secara online sebagaimana telah diumumkan oleh Badan pengelola fasilitas parkir Masjid Nabawi. Dikutip dari kantor berita Saudi SPA, ... selengkapnya

Polisi Makkah Tangkap 3 Penipu Penyebar Iklan

Polisi Makkah Tangkap 3 Penipu Penyebar Iklan Haji Palsu di Media Sosial

15 May 2024 87x Artikel, Info Haji, Kabar Mekkah

Polisi wilayah Makkah menangkap tiga orang karena menerbitkan iklan kampanye haji palsu dan menyesatkan di platform media sosial karena menipu calon jamaah haji. Dilansir dari saudigazette Senin (13/05), Para penipu mengklaim dalam iklan tersebut bahwa mereka akan menyediakan akomodasi bagi jamaah haji dan mengatur transportasi di Tempat Suci Mina, Muzdalifa... selengkapnya

Pemerintah Targetkan Bandara IKN Bisa Layani Penerbangan Umrah

Pemerintah Targetkan Bandara IKN Bisa Layani Penerbangan Umrah

25 September 2024 94x Artikel, Blog, Info Samira, Tips for travellers

Pemerintah berencana mengembangkan Bandara Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk tidak hanya melayani penerbangan domestik, namun juga mancanegara. Bandara tersebut rencananya juga kan dikembangakan untuk dapat melayani penerbangan ibadah haji, umrah dan perjalanan jarak jauh hingga ke Eropa dan Amerika Serikat. “Kita ada pemikiran dan Pak Presiden (Jokowi) s... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.