Hotline 0852-8323-4776
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Hilangnya Hajar Aswad, Salah Satu Peristiwa Kelam

Hajar Aswad atau Batu Hitam adalah salah satu elemen suci dari Ka’bah yang terletak di sudut timur. Umat muslim meyakini batu ini berasal dari surga dan merupakan bagian penting dalam ritual thawaf.

Namun, sejarahnya mencatat momen kelam ketika Hajar Aswad pernah hilang atau dicuri oleh kelompok Qarmatians pada tahun 930 Masehi. Qarmatians adalah sekte radikal yang berbasis di wilayah Bahrain saat ini. Kelompok ini memiliki ideologi yang bertentangan dengan mayoritas Muslim dan dikenal melakukan serangan brutal terhadap kota-kota suci Islam.

Pada tahun 930 M, Qarmatians, yang dipimpin oleh Abu Tahir al-Jannabi, melakukan serangan terhadap Mekkah selama musim haji. Mereka menyerang para jemaah yang sedang menunaikan ibadah haji, menghancurkan sumur Zamzam, dan kemudian mencuri Hajar Aswad.

Abu Tahir al-Jannabi bahkan dengan penuh penghinaan menyatakan bahwa mereka akan menghancurkan Ka’bah dan menggagalkan ritual ibadah haji.

Setelah pencurian tersebut, Hajar Aswad dibawa ke basis utama Qarmatians di Bahrain. Batu suci itu tetap dalam penguasaan mereka selama lebih dari 20 tahun, membuat umat Muslim di seluruh dunia marah dan berduka. Tanpa keberadaan Hajar Aswad, ritual thawaf tidak dapat dilakukan secara sempurna sesuai dengan tradisi Islam.

Selama waktu ini, ada upaya dari banyak penguasa Muslim untuk menegosiasikan pengembalian Hajar Aswad, tetapi Qarmatians menuntut tebusan yang sangat tinggi. Beberapa laporan menyatakan bahwa mereka akhirnya mengembalikan Hajar Aswad setelah menerima pembayaran tebusan yang besar.

Setelah sekitar 22 tahun dalam penguasaan Qarmatians, Hajar Aswad akhirnya dikembalikan pada tahun 952 M. Namun, ketika batu tersebut dikembalikan, kondisinya tidak seperti semula. Batu itu telah pecah menjadi beberapa bagian kecil akibat perlakuan yang kasar selama pencurian.

Untuk memastikan batu tersebut tetap utuh, pecahan Hajar Aswad kemudian disatukan kembali menggunakan bingkai perak, yang sampai sekarang masih terlihat di Ka’bah.

Peristiwa hilangnya Hajar Aswad menunjukkan bagaimana Ka’bah dan elemen-elemennya memiliki arti spiritual yang mendalam bagi umat Muslim. Meskipun batu ini sempat hilang selama lebih dari dua dekade, hal itu tidak mengurangi kedalaman keyakinan umat Muslim terhadap pentingnya Ka’bah dan ritual yang melibatkannya. Hingga hari ini, umat Islam masih menghormati Hajar Aswad sebagai bagian integral dari ibadah mereka.

sumber : Himpuh

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Manasik Haji Berikut 7 Urutannya

Bacaan dan Doa Manasik Haji Berikut 7 Urutannya

19 June 2023 26x Blog, Info Haji, Info Samira

Bacaan dan Doa Manasik Haji Berikut Urutannya, Manasik Haji merupakan persiapan yang harus dilaksanakan oleh umat muslim yang ingin melaksanakan ibadah haji. Supaya tidak salah, pelajari tata caranya. Sebentar lagi hari raya Idul Adha segera tiba dan seperti yang kita tahu hari raya kurban ini bertepatan dengan pelaksanaan haji. Saat ini sudah banyak jamaah ... selengkapnya

Persiapan Saudi Umrah Musim Dingin

Persiapan Saudi Umrah Musim Dingin

14 November 2024 19x Artikel, Blog, Kabar Mekkah

Di bawah bimbingan Penasihat Penjaga Dua Masjid Suci dan Gubernur Wilayah Makkah, Wakil Gubernur Wilayah Makkah Pangeran Saud bin Mishaal bin Abdulaziz memimpin rapat Komite Haji Pusat di Makkah pada Selasa (12/11). Rapat Komite Haji ini juga dilakukan untuk meninjau pekerjaan yang sedang berlangsung dan upaya koordinasi antar lembaga, dengan fokus pada pers... selengkapnya

9 Ribu Kendaraan Listrik Tersedia di Masjidil Haram untuk Jemaah Lansia dan Disabilitas

9 Ribu Kendaraan Listrik Tersedia di Masjidil Haram untuk Jemaah Lansia dan Disabilitas

10 March 2023 35x Artikel, Blog, Info Samira, Tips Umroh

9 Ribu Kendaraan Listrik Tersedia di Masjidil Haram untuk Jemaah Lansia dan Disabilitas, Kepresidenan Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci Arab Saudi telah menyediakan lebih dari 9.000 kendaraan listrik di Masjidil Haram. Kendaraaan listrik itu khususkan untuk jemaah lanjut usia dan memiliki keterbatasan fisik supaya memudahkan dan membantu jemaah dalam mobilit... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.