Hotline 0852-8323-4776
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Tips Salat Jumat di Masjidil Haram bagi Jemaah Haji Indonesia

Tips Salat Jumat di Masjidil Haram adalah salah satu momen paling istimewa yang dinanti-nantikan oleh jutaan jemaah haji dari seluruh dunia. Tak hanya karena kemuliaan tempatnya, tetapi juga karena suasana spiritual yang begitu kuat ketika jutaan umat Islam berkumpul dalam satu masjid terbesar dan tersuci di dunia.

Namun, menunaikan salat Jumat di Masjidil Haram saat musim haji tentu memiliki tantangan tersendiri. Mulai dari kepadatan jemaah, cuaca ekstrem, hingga keterbatasan ruang dan waktu. Berikut beberapa tips penting agar ibadah salat Jumat Anda berjalan lancar dan maksimal:

1. Berangkat Lebih Awal dan Tertib

Kepadatan menuju Masjidil Haram dimulai sejak pagi hari. Karena itu, jemaah diimbau tidak menunda keberangkatan.

“Kami mengimbau jemaah yang sudah berada di Makkah untuk salat Jumat di Masjidil Haram, agar berangkat dengan tertib. Berangkat maksimal jam 10.00 WAS dari hotel. Naiklah bus shalawat sesuai rute yang tercantum pada kartu jemaah, agar tidak tersesat atau salah tujuan,”  ujar Kepala Daker Makkah, Ali Machzumi , Kamis (15/5/2025) di Kantor Urusan Haji, Makkah.

2. Pilih Tempat Nyaman dan Hindari Cuaca Ekstrem

Sesampainya di masjid, segera cari tempat yang teduh dan nyaman. Cuaca ekstrem di Makkah dapat membahayakan kesehatan, terutama bagi lansia.

“Karena cuaca ekstrem, jemaah berangkat lebih awal dan diharapkan mendapatkan tempat di dalam masjid, supaya jemaah tidak kepanasan. Jika tempat di lantai dasar penuh, manfaatkan area salat di lantai atas atau atap masjid,” ujar Ali.

3. Gunakan Identitas dan Fasilitas Resmi

Selalu kenakan kartu Nusuk saat keluar hotel, terutama ke Masjidil Haram.

“Untuk jemaah haji yang beraktivitas di luar hotel harus selalu mengenakan kartu Nusuk. Bisa digantungkan di leher maupun ditaruh di tas,” imbau Ali.

Bagi jemaah lanjut usia atau disabilitas, disarankan memakai jasa pendorong kursi roda resmi dari otoritas haji untuk menjamin kenyamanan.

4. Dengarkan Khutbah dan Patuhi Protokol Masjid

Salat Jumat diawali dengan khutbah, yang wajib didengarkan secara khusyuk. Hindari aktivitas lain seperti menggunakan ponsel atau berbicara selama khutbah berlangsung. Pastikan posisi salat tidak mengganggu jalur keluar-masuk jemaah lain, dan selalu patuhi arahan petugas keamanan.

5. Pulang Setelah Kerumunan Reda

Usai salat, jangan buru-buru meninggalkan Masjidil Haram. Tunggu sekitar 30 hingga 60 menit untuk menghindari antrean panjang bus shalawat.

“Agar jemaah tidak antre bus, kami imbau untuk pulang lebih akhir setengah hingga satu jam,” Imbuh Ali.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Cuaca Ekstrim

Cuaca Ekstrim Diprediksi akan Dirasakan Jemaah Haji

22 June 2022 69x Artikel, Kabar Mekkah

Cuaca ekstrim diprediksi akan kembali dirasakan jemaah haji tahun ini, Arab Saudi, Rabu 22 Juni 2022. Langit Madinah diprediksi tidak berawan dengan cuaca cerah. Seperti dilansir laman cuaca, Weather Atlas, suhu maksimum di Madinah hari ini diprediksi berpotensi mencapai hingga 45°C. Sedangkan suhu minimum diperkirakan akan berada di suhu 28°C. Langit cera... selengkapnya

Apresiasi Mashariq, Menag Yaqut: Mereka Telah Siapkan

Apresiasi Mashariq, Menag Yaqut: Mereka Telah Siapkan Layanan Haji Sesuai Kontrak

14 June 2024 43x Artikel, Info Haji

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi berbagai fasilitas yang telah disiapkan Syarikah Mashariq untuk melayani jemaah haji Indonesia di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna). Menurut Menag Yaqut, sejumlah fasilitas mengalami peningkatan signifikan, dan itu telah sesuai dengan kontrak layanan yang disepakati. “Semua kita cek. Ada tambahan ... selengkapnya

Samira Travel Berangkatkan 375 Jamaah Umroh dari Bandara Kertajati

Samira Travel Berangkatkan 375 Jamaah Umroh dari Bandara Kertajati

1 December 2022 55x Artikel, Info Samira

Bandara Kertajati di Majalengka kembali melayani dan melepas keberangkatan jemaah umrah. Sebanyak 375 jemaah Samira Travel berangkat dari Bandara Kertajati menuju Madinah (Arab Saudi). CEO dan Founder Samira Travel Fauzi Wahyu Muntoro, mengatakan, sebanyak 375 jamaah umroh berasal dari Jawa Barat, seperti Kawarang, Purwakarta, Bandung dan Jawa Tengah bagian ... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.