Belum lama ini jagat maya dihebohkan oleh vidio yang menyebut ziarah ke Makkah dan Madinah akan ditutup mulai 7 Maret 2023 hingga Lebaran Idulfitri mendatang.
Pria yang muncul di vidio tersebut mengatakan, bahwa penutupan itu merupakan kebijakan dari Kerajaan Arab Saudi, sehingga jemaah tidak bisa melaksanakan umrah selama periode tersebut.
Namun setelah ditelusuri, ternyata informasi yang disebarkan oleh pria tersebut tidak benar adanya.
Dilansir dari Instagram @jeddah.yuk, pemerintah Arab Saudi tidak pernah mengeluarkan pengumuman resmi apapun terkait penutupan ziarah Makkah dan Madinah.
Adapun referensi yang digunakan oleh pria penyebar informasi ziarah Makkah dan Madinah ditutup adalah sebuah pernyataan dari salah satu perusahaan transportasi di Arab Saudi.
Pernyataan itupun disalah artikan. Di dalam pernyataan perusahaan transportasi tersebut, mereka menghentikan operasional Makkah dan Madinah mulai 7 Maret 2023 hingga Lebaran Idulfitri.
Dengan demikian jemaah umrah khususnya dari Indonesia tidak perlu khawatir, karena ibadah umrah masih terbuka lebar bagi Anda yang ingin beribadah ke Makkah dan Madinah.
SUMBER : HIMPUH
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
6 Aturan Masjidil Haram Bisa Berujung Bui
Aturan Masjidil Haram Bisa Berujung Bui, Berkunjung ke Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah dalam rangka menunaikan ibadah haji atau umrah merupakan impian setiap umat Islam di dunia. Namun jemaah perlu memahami bahwa ada beberapa aturan dari pemerintah Arab Saudi yang wajib dipatuhi ketika berada di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Pasaln... selengkapnya
Saudi Umumkan Batas Akhir Kedatangan Jemaah Umrah ke Kerajaan
Pemerintah Arab Saudi melalui Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA) telah menerbitkan pengumuman mengenai batas akhir kedatangan jemaah umrah ke Kerajaan untuk tahun 2024M/1445H. Dalam pengumuman tersebut GACA menegaskan bahwa masuknya pemegang visa Umrah di kerajaan Arab Saudi untuk tahun 1445H adalah pada 1 Muharram. Sementara itu Tanggal Terakhir Masukny... selengkapnya
Saudi Syaratkan Booster bagi Jemaah Umrah RI Penerima Sinovac
Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Eko Hartono, mengungkapkan pemerintah Arab Saudi mengharuskan WNI penerima vaksin Covid-19 Sinovac dan Sinopharm menerima suntikan booster sebelum berangkat umrah. Hal itu diutarakan Eko menyusul keputusan Saudi yang secara resmi membuka pintu lagi bagi jemaah Indonesia untuk umrah. Eko mengatakan meski Saudi tel... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8553-3176, 0821-2658-676 -
Whatsapp
08212658676 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com


Belum ada komentar