Hotline 0852-8553-3176, 0821-2658-676
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Doa yang di Ajarkan Imam al Ghazali Saat di Baitullah

Diriwayatkan oleh Abu Daud bahwa Rasulullah SAW ketika melewati Dar Ya’la beliau menghadap kiblat lalu berdoa. Dar Ya’la adalah suatu tempat dekat dengan Baitullah . Itu sebabnya Imam al-Ghazali dalam ” Ihya Ulumuddin ” menyebutkan bahwa termasuk adab yang harus dilakukan oleh orang yang haji atau umrah ketika sudah dekat dengan Baitullah hendaknya ia membaca doa berikut:

الحمد لله وسلام على عباده الذين اصطفى اللهم صل على محمد عبدك ورسولك وعلى إبراهيم خليلك وعلى جميع أنباءك ورسلك

Alhamdulillahi wa salaamu ‘ala ‘ibadihi alladzinashthafa allahumma shalli ‘ala muhammadin ‘abduka wa rasulika wa ‘ala ibrahima khalilika wa ‘ala jami’i anbiyaaika wa rusulika

Artinya: Segala puji bagi Allah dan keselamatan semoga senantiasa tercurahkan kepada para hamba-hamba-Nya. Ya Allah. limpahkanlah shalawat kepada Muhammad, hamba dan utusan-Mu, juga kepada Ibrahim kekasih-Mu beserta segenap para nabi dan utusan-Mu.

Kemudian sambil mengangkat kedua tangan, dilanjutkan berdoa:

اللهم إمي أسألك في مقامي هذا في أول مناسكي أن تتقبل توبتي وأن ننجاوز عن خطيئتي وتضع عني وزري المحد لله الذين بلغني بيته المرام الذي جعله مثابة للناس وأمنا وجعله مباركا وهدى للعالمين اللهك إني عبدك والبلد بلدك والحرم حرمك والبيت بيتك جئتك أطلب رحمتك وأسألك مسألة المضطر الخائف من عقوبتك الراجي لرحمتك الطالب مرضاتك

Allahumma innii asaluka fi maqaami haadzaa fi awwali manaasikii an tataqabbala taubatii wa an tatajaawaza ‘an khathiiatii wa tadha’a ‘anni wazarii alhamdulillah alladzi balaghanii baitahul haram alladzi ja’alahu matsabatan linnasi wa aminan wa ja’alahu mubarakan wa hudan lil ‘alamin allahumma inni ‘abduka walbaladu baladuka wal haramu haramuka walbaitu baiktuka ji’tuka athlubu rahmatika wa asaluka masalatal mudhdharri al-khaifi min ‘uqubatikarraji lirahmatikath thalib mardhatika

Artinya: Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu di tempat berdiriku ini pada awal manasikku agar Engkau berkenan menerima tobatku memaafkan kesalahanku dan menghapus dosaku. Segala puji bagi Allah yang telah mengantarkan aku di rumah suci-Nya yang telah Dia jadikan tempat berkumpul bagi orang-orang sekaligus tempat yang aman, serta Dia jadikan tempat yang diberkahi lagi petunjuk bagi semesta alam. Ya Allah sesungguhnya aku adalah hamba-Mu dan negeri ini adalah negeri-Mu, Tanah Haram ini adalah Tanah Haram-Mu dan rumah ini adalah rumah-Mu. Aku datang kepada-Mu seraya mencari rahmat-Mu. Aku meminta kepada-Mu layaknya permintaan yang dimohonkan oleh seorang yang amat membutuhkan dan takut pada siksaan-Mu dan mencari keridhaan-Mu.

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

15 Cara Jaga Fisik dan Mental saat Puncak Haji di Mina

15 Cara Jaga Fisik dan Mental saat Puncak Haji di Mina

Rangkaian ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) menjadi fase terberat dalam berhaji. Rangkaian ini juga yang menjadi pembeda antara ibadah haji dan umrah. Tiga tempat ini sering disebut titik krusial dalam rangkaian kegiatan wajib haji, karena di tiga tempat ini seluruh energi fisik dan mental akan terkuras. Sehingga tidak jarang jemaah jatuh... selengkapnya

Rombongan jemaah haji kloter UPG 5 asal embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya tiba di Tanah Suci. Keberangkatan jemaah sempat tertunda karena mesin pesawat Garuda Indonesia yang ditumpangi terbakar setelah lepas landas. Rombongan jemaah haji tersebut tiba di Bandara Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah, Kamis (16/5/2024), pukul 04.02 Waktu Arab Saudi (WAS). Pesawat yang membawa jemaah UPG-05 awalnya terbang pada sekitar pukul 15.30 WITA. Namun, pesawat ini mendarat kembali di Bandara Sultan Hasanuddin pada pukul 17.15 WITA karena kerusakan mesin. Sebelum mendarat, pesawat harus berputar untuk mengurangi bahan bakar. Jemaah lalu kembali ke asrama haji Embarkasi Sudiang dan baru diberangkatkan kembali pada 22.05 WITA dengan pesawat Garuda Indonesia yang semestinya memberangkatkan kloter 6 Embarkasi Makassar (UPG-06). Mendarat di Madinah, sejumlah jemaah tampak mengungkapkan kebahagiaannya dengan melakukan sujud syukur setibanya di Gate Hajj kedatangan Bandara AMAA Madinah. "Alhamdulillah, syukur Alhamdulillah akhirnya tiba di Madinah dengan selamat. Kalau Allah menghendaki, bisa juga sampai sini," kata salah satu jemaah Siti Rasia Leman mengungkapkan rasa syukurnya. Jemaah yang lain, Abdussalam, mengapresiasi layanan jemaah yang sigap merespons adanya kejadian pesawat yang rusak. "Alhamdulillah terlayani dengan baik, petugas baik, makanan berlebih," katanya. Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Abdillah menyatakan rasa syukurnya saat menyambut jemaah haji yang baru saja tiba. "Alhamdulillah kami saksikan pada saat kami menyambut mereka, jemaah dalam kondisi senang dan bersyukur ketibaannya di Madinah. Mereka mewujudkan itu dengan bersujud syukur pada saat dari pintu kedatangan, pada saat itu keluar dari pintu haji ya,” ujar Abdillah. Dikatakan Abdillah, seluruh jemaah sampai dalam keadaan selamat, baik jemaah, petugas kloter, hingga Petugas Haji Daerah. “Alhamdulillah semuanya selamat, ya, sehat, jemaah sehat. Petugas kloter juga menyampaikan, jemaah pada senang ya gembira dengan kedatangan di Madinah ini,” tutupnya.

Jemaah Haji Kloter UPG 5 Makassar yang Pesawatnya Sempat Terbakar Sudah Tiba

17 May 2024 99x Blog, Info Haji, Kabar Mekkah

Rombongan jemaah haji kloter UPG 5 asal embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya tiba di Tanah Suci. Keberangkatan jemaah sempat tertunda karena mesin pesawat Garuda Indonesia yang ditumpangi terbakar setelah lepas landas. Rombongan jemaah haji tersebut tiba di Bandara Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah, Kamis (16/5/2024), pu... selengkapnya

Syarat umroh 2022

Syarat Umroh 2022, Pasti Berangkat

30 June 2022 108x Artikel, Tips Umroh

Ibadah haji/umroh merupakan salah satu ibadah yang ada dalam syariat agama islam. Dalam prakteknya, ibadah haji/umroh membutuhkan perjalanan atau terbang menuju tanah suci Mekkah untuk melakukan tawaf mengitari Ka’bah dan berbagai rangkaian ibadah lainnya. Kementerian Haji dan Umrah mengatakan bahwa calon jemaah haji di atas usia 70 tahun di Arab Saudi aka... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.