Kementerian Agama (Kemenag) mengingatkan para Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) untuk tidak nekat memberangkatkan jemaah untuk berhaji dengan visa non-haji.
Kasubdit Pengawasan Umrah dan Haji Khusus Kemenag, Mujib Roni mengaku merima informasi dari pihak Arab Saudi bahwa mereka yang berangkat dengan visa non-haji akan langsung masuk daftar cekal (tarhil).
“Kami dapat informasi, banyak jemaah [yang berangkat dengan visa non-haji] khususnya yang keluar dari Jeddah itu statusnya tarhil. Jadi tolong jangan coba-coba, atau kalau sudah pernah jangan diulang kembali memberangkatkan jemaah haji menggunakan visa non-haji, karena efeknya cukup besar dan berat buat jemaah,” kata Mujib dalam Webinar Bertajuk Efektifitas Pengawasan Penyelenggara Haji Umrah yang diselenggarakan oleh Forum Sekjen Asosiasi Haji Umrah Indonesia, Kamis (7/9/2023).
Menurut Mujib, Arab Saudi juga mulai memperketat pengawasan keimigrasian, terbukti pada penyelenggaraan haji tahun 2023 lalu, ada 5 jemaah haji reguler yang gagal masuk ke Arab Saudi karena statusnya tarhil, tetapi jemaah yang bersangkutan tidak merasa atau tidak sadar sama sekali dengan status tersebut.
“Saya tidak ingin kasus ini tidak terjadi lagi, apalagi kalau kita sudah keluarkan biaya yang besar,” ucap Mujib,
Selain itu, Mujib juga menyebut bahwa ada informasi mulai tahun 2024 mendatang, Arab Saudi akan melakukan pembatasan jumlah Penyelenggara Ibadah haji khusus, maksimal 40 saja.
“Kalau ini terjadi maka kita akan membentuk konsorsium yang gemuk tidak lagi, agak rumit, tapi dengan waktu persiapan yang lebih panjang, tapi insya Allah bisa clear,” pungkas Mujib.
sumber : Himpuh
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
HIMPUH Ingatkan PPIU Agar SISKOPATUH tidak DiBlokir
Kementerian Agama melakukan pemblokiran akses SISKOPATUH (Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus) bagi sejumlah travel Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang dianggap melanggar regulasi. Pemblokiran ini merupakan bagian dari ikhtiar Kemenag untuk melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap penyelenggaraan umrah demi tercip... selengkapnya
Begini Suasana Haru Keberangkatan Perdana 419 Jamaah Umroh Indonesia
Jakarta – Jemaah Indonesia kembali dapat menjalankan ibadah umrah setelah dua tahun vakum karena pandemi Covid-19 melanda. Keberangkatan perdana diikuti sebanyak 419 jemaah Samira Travel. Berdasarkan keterangan yang diterima Liputan6.com, para jemaah Indonesia yang ikut keberangkatan umrah perdana ini berasal dari berbagai daerah, meliputi Batam, ... selengkapnya
Keutamaan Sholat di Masjidil Haram
Berdasarkan hadits sahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, sholat di Masjidil Haram memiliki keutamaan yang sangat besar dibandingkan dengan sholat di masjid-masjid lainnya. Beberapa hadits shahih menjelaskan bahwa pahala sholat di Masjidil Haram dilipatgandakan hingga seratus ribu kali lipat dibandingkan sholat di masjid lainnya. Alasan Keutam... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8323-4776 -
Whatsapp
085283234776 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com


Belum ada komentar