Kementerian Agama (Kemenag) terus berupaya melakukan berbagai langkah peningkatan kualitas penyelenggaraan umrah di Indonesia.
Baru-baru ini, melalui Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus, Kemenag mengumumkan 5 target capaian tahun 2024 yang diharapkan mampu mewujudkan pelaksanaan umrah yang lebih baik.
Target pertama adalah pembentukan 60 Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Kemenag berharap 60 Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PPNS.
“Diklat PPNS tersebut nantinya akan selaras dengan regulasi umrah dan haji khusus. Keberadaan PPNS Haji dan Umrah diyakini akan mampu mempercepat penanganan masalah dan menekan angka pelanggaran regulasi haji dan umrah,” kata Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, Nur Arifin, seperti dilansir dari haji.kemenag.go.id, Selasa (29/8/2023).
Kedua, Kemenag menargetkan pengembangan Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH). Nur Arifin menyebut pentingnya data dalam proses pengawasan umrah dan haji khusus.
“Data informasi adalah bahan awal menentukan satu kebijakan, mitigasi, dan menyelesaikan persoalan. Dengan data informasi yang akurat, kita pasti dapat memetakan dan mampu menyusun roadmap taktis dan strategis ke depan untuk membangun paradigma penyelenggaraan umrah dan haji khusus yang lebih baik,” ucap Nur Arifin.
Adapun yang ketiga, Kemenag menargetkan Pendirian Posko Pengawasan dan Pemantauan (Wastau) di Semua Bandara Keberangkatan Umrah. Keempat menjadikan tahun 2024 sebagai Tahun Penegakan Hukum Umrah dan Haji Khusus. Kelima menjalankan program Dakwah Umrah di Grass Roots
Nur Arifin berharap, sebagai bagian dari Kemenag kelima target itu dapat segera tercapai dengan kebersamaan dan rasa memiliki yang sudah terbangun.
“Besar harapan kami, kelima target itu dapat tercapai dengan kebersamaan dan rasa memiliki yang sudah terbangun sebagai insan Kementerian Agama,” pungkasnya.
sumber : Himpuh
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Alasan Utama Harus Melaksanakan Umroh
Alasan Utama Harus Melaksanakan Umroh, Di Indonesia mayoritas penduduknya ialah seorang muslim. Setiap seorang muslim sangat bercita-cita melaksanakan pergi haji maupun umroh. Umumnya masyarakat Indonesia lebih memilih untuk menunaikan ibadah umroh terlebih dahulu dikarenakan ibadah haji yang harus menunggu kuota yang cukup lama yaitu sekitar 15 sampai 20 ta... selengkapnya
Kontrak Layanan Haji Bisa Jangka Panjang, Apa Keuntungannya?
Pemerintah Arab Saudi membuka peluang dilberlakukannya kontrak jangka panjang penyediaan layanan haji, terutama layanan masyair di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna). Seperti diketahui, selama ini kontrak layanan haji antara penyelenggara dan syarikah (perusahaan penyedia jasa layanan masyair) selalu dilakukan dalam jangka pendek, alias setahun sekali. Ki... selengkapnya
Menteri Haji Saudi Berikan Tips Waktu Terbaik Melaksanakan Umrah
Menteri Haji dan Umroh Arab Saudi, Dr. Tawfiq Al-Rabiah memberikan tips bagi para jemaah tentang waktu terbaik untuk melakukan Umrah. Waktu terbaik yakni, di pagi hari dari jam 7:30 sampai 10:30 dan di malam hari dari jam 11:00 malam sampai jam 2:00 pagi. Menteri mengatakan, dalam sebuah pernyataan di akun X-nya bahwa, hari-hari yang paling... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8553-3176, 0821-2658-676 -
Whatsapp
08212658676 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com






Belum ada komentar